PROSA



Berlibur ke Pantai Pangandaran


Sudah sejak seminggu lalu orangtuaku berencana untuk liburan ke pantai, mengingat aku sedang liburan sekolah, sekaligus sebagai hadiah ulang tahun ku lusa kemarin Jam masih menunjukkan pukul 4.50 pagi, tapi aku dan keluarga sudah bersiap pergi ke pantai Pangandaran Cimahi. Kami berangkat sepagi ini karena jarak dari rumah ke pantai cukup jauh membutuhkan waktu sekitar 4 jam perjalanan. Untuk mengganjal perut kami, ibu telah menyiapkan sarapan ke sukaan ku nasi goreng kornet

Perjalanan kami tempuh menggunakan mobil. Dalam mobil ada aku, ayah dan ibu. Sepanjang jalan kami bernyanyi-nyanyi seperti karokean. Tak terasa dua jam sudah berlalu. Sebentar lagi kami sampai ke Pantai Pangandaran. Aku dan ibu ku terus memperhatikan jalan karena terpesona dengan pemandangan indah. Sayangnya aku hanya bisa menikmati pemandangan tersebut sebentar saja, karena setelah itu aku pusing dan mual akibat jalan yang berkelok-kelok, naik dan turun. Ibu memberikanku minyak kayu putih. Aromanya benar-benar bisa mengurangi mual yang aku alami.

Akhirnya kami sekeluarga tiba di pantai pangandaran. Pantai ini terletak di Kabupaten Pangandaran Ciamis, Jawa Barat. Kami segera menuju ke gazebo kecil yang ada di beberapa lokasi pantai. Sambil menikmati angin laut, kami makan bersama dulu. Menu kami kala itu adalah ayam goreng, sambel tumis kangkung. Memang masakan ibuku rasanya enak sekali dan terasa nikmat. Aku tidak bisa berhenti takjub melihat indahnya pantai ini. Pantai Pangandaran memang terkenal dengan keindahannya, di pantai ini belum banyak pengunjung yang datang. Sehingga  pantainya masih sangat bersih yang membuat kami sekeluarga nyaman.

Aku sudah tak sabar untuk bermain bersama ayah, kami langsung berlari ke arah tepi pantai. Kami tidak mendrngarkan perkataan ibu yang menyuruh kami memakai sunblock terlebih dahulu. Rasanya segar ketika air laut mengenai kaki kami. Setelah kami cape berlari lari, Kami memutuskan untuk  berenang, sayang ibu tidak mau ikut berenang bersama kami, tetapi aku dan ayah tetap memaksa ibu untuk berenang, akhirnya ibu pun ikut berenang setelah kami bujuk. 

Tidak terasa kami berenang hampir satu jam, setelah itu kami menemukan tukang foto keliling dan ayah mengajak aku dan ibu untuk berfoto di pantai pangandaran ini supaya ada kenang kengannya. Setelah itu kami melihat hasil potretan nya sangat bagus karena efek dari pantai  nya yang sangat indah.

Tak terasa sudah jam 12 siang, matahari sudah sangat terik. Ayah dan ibu mengajak kami untuk membersihkan diri. Setelah bersih, kami sholat dhuhur berjamaah di mushola dekat tempat kami mandi. Acara dilanjutkan dengan menikmati bakso hangat di warung di pinggir pantai, rasanya enak sekali makan sambil melihat keindahan pantai. Sebenarnya kami tak ingin pulang terlebih dahulu karena aku sangat ingin melihat sunset di pantai Pangandaran ini, tapi sayang cuacanya pada saat itu cuacanya tidak mendukung seperti akan turun hujan, dan kami memutuskan untuk pulang saja
.
Kami pulamg pada jam 4 sore, dalam perjalanan menuju pulang ada kecelakaan dan mengakibat kemacetan yang begitu parah. Tetapi saya tidak merasakan kemacetan itu karena pada saat perjalanan menuju pulang aku tertidur pulas. Karena aku merasa begitu cape. Pas aku bangun ternyata sebentar lagi sampai rumah. Kami sampai ke rumah sekitar jam 9 malam. Sungguh menyenangkan liburan kali ini, aku tidak bosan jika di ajak liburan kepantai lagi  bersama Ayah dan Ibu. Aku Ibu dan Ayah langsung tidur sampai pagi karena masih kelelahan dan cape.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ASPEK PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEUANGAN TERKAIT DENGAN KURS MATA UANG ASING, SERTA KEMUNGKINAN IMPLIKASI BISNIS YANG TERJADI AKIBAT FLUKTUASI NILAI TUKAR

TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERKAIT DENGAN RANTAI PASOK (SUPPLY CHAIN) DAN RANTAI NILAI (VALUE CHAIN)

PENULISAN BAB 9 ETIKA BISNIS