SEGMENTASI GLOBAL, TARGET DAN POSISI PRODUK PASAR GLOBAL
A.
SEGMENTASI
PASAR GLOBAL
Segmentasi pasar global didefinisikan
sebagai proses mengidentifikasi kelompok atau kumpulan pelanggan potensial pada
tingkat nasional maupun sub nasional yang kianya mempunyai persamaan tingkah
laku dalam membeli. Setiap kelompok bisa dipilih pasar sasarannya untuk
dilayani dengan strategi tersendiri. Proses ini bermula dari penetuan berbasis
segmentasi, yaitu faktor produk spesifik yang merefleksikan perbedaan-perbedaan
dalam tuntutan pelanggan atau daya tanggap terhadap variabel pemasaran (di
antaranya perilaku pembelian, pengggunaan, manfaat yang dicari, preferensi ,
dan loyalitas). Syarat menentukan segmentasi pasar adalah:
1)
Dapat diukur : ukuran, daya beli, dan
profil segmen dapat diukur.
2) Besar : segmen cukup besar dan
meng8untungkan untuk dilayani. Segmen tersebut harus merupakan kelompok homogen
terbesar yang paling mungkin, yang berharga sehingga memungkinkan diraih dengan
program pemasaran yang dirancang khusus.
3)
Dapat diakses : segmen dapat dijangkau
dan dilayani secara efektif
4) Dapat dibedakan : segmen-segmen secara
konseptual dapat dipisah-pisahkan dan memberikan tanggapan yang berbeda
terhadap unsur dan program bauran pemasaran yang berbeda.
5) Dapat dilaksanakan : program-program
yang efektif dapat dirumuskan untuk menarik dan melayani segmen-segmen
tersebut.
Kriteria Segmentasi
Pasar Global
1. Segmentasi
Gografis
Segmentasi
geografi membagi pasar menjadi unit-unit geografi yang berbeda, seperti Wilayah
(Asia Pasifik, Afrika, Eropa, dll), Ukuran kota (penduduk kota kecil, kota
menengah, kota besar, dll), Kepadatan (perkotaan, pinggiran kota, pedesaan,
dll) dan Iklim. Keungguakn utama segmentasi geografis adalah kedekatanya
(proximity). Di mana pasar pada segmen yang sama relative dekat satu sama
lainnya dan mudah didatangi pada kunjungan yana sama atau dihubungi dalam zone
waktu yang sama.
2. Segmentasi
Demografi
Segmentasi
demografi terdiri dari pembagian pasar menjadi kelompok-kelompok dengan dasar
variabel-variabel demografi seperti usia, jenis kelamin, ukuran keluarga,
siklus hidup keluarga, penghasilan, pekerjaan, pendidikan, agama, ras, dan
kewarganegaraan.
3. Segmentasi
Psikografi
Dalam
segmentasi psikografi, pembeli dibagi menjadi kelompok yang berbeda berdasarkan
kelas social, gaya hidup dan kepribadian.
4. Segmentasi
Perilaku
Segmentasi
perilaku berfokus pada apakah orang membeli dan menggunakan suatu produk atau
tidak, di samping seberapa sering dan seberapa banyak yang dipakainya. Dengan
demikian, konsumen bisa dikelompokkan berdasarkan tingkat pemakaian menjadi:
pemakai kelas berat, pemakai sedang, pemakai ringan, dan bukan pemakai.
Konsumen juga bisa disegmentasikan berdasarkan status pemakai menjadi: pemakai
potensial, bukan pemakai, mantan pemakai, pemakai reguler, pemakai pertama
kali, dan pemakai produk pesaing.
5. Segmentasi
Manfaat
Saat ini kebutuhan pokok konsumen telah terpenuhi.
Meskipun demikian konsumen mencari nilai tambah dari pembelian yang telah
dilakukan.
6. Segmentasi
Vertikal versus Horizontal
Segmentasi ini
didasarkan pada kategori produk atau modelitas dan titik harga.
B.
MENETAPKAN
SASARAN GLOBAL
Segmentasi merupakan proses yang
dipergunakan oleh pemasar untuk mengelompokkan konsumen yang mempunyai
keinginan & kebutuhan yang sama.
Menetapkan sasaran adalah : tindakan
mengevaluasi & membandingkan kelompok yang diidentifikasi & kemudian
memilih satu atau beberapa diantaranya sebagai calon dengan potensi paling
besar.
Kriteria
untuk menentukan target :
1. Besar segmen yang ada & potensi
pertumbuhan
2. Persaingan potensial
3. Kecocokan & kelayakan.
Memilih strategi pasar
sasaran global.
1.
Pemasaran globlal yang tidak
membeda-bedakan .
Serupa
dengan pemasaran missal dalam satu Negara, pendek kata, serupa dengan
melibatkan penciptaan bauran pemasaran yang sama.
2.
Pemasaran global terkonsentrasi.
Menyiapkan
bauran pemasaran untuk membidik segmen tunggal di pasar global.
3.
Pemasaran global yang membeda- bedakan.
Strategi
ini mencakup sasaran dua atau lebih segmen pasar yang berbeda dengan berbagai
penawaran bauran pemasaran.
C.
MENENTUKAN
POSISI PRODUK DI PASAR GLOBAL
Pemasaran menentukan posisi yaitu suatu
proses yang dipakai oleh perusahaan untuk menetapkan suatu citra dibenak
konsumen relative, terhadap citra produk yang ditawarkan oleh pesaing.
Dua Strategi dalam
Pemosisian Produk
1.
Menentukan
posisi teknologi tinggi ( Hi-tech Positioning )
Komputer pribadi , video & peralatan
stereo, serta mobil merupakan contoh kategori produk dengan menentukan posisi
teknologi tinggi terbukti efektif. Produk seperti ini sering kali dibeli atas
dasar sifat –sifat produk yang konkret walaupun citra mungkin juga penting.
Pembeli biasanya sudah mempunyai atau berkeinginan memperoleh informasi teknis
yang cukup banyak. Dibagi 3 yaitu:
a) Produk
teknis : computer, bahan kimia. Contoh produk yang
pembelinya mempunyai kebutuhan tertentu, perlu banyak informasi serta mempunyai
bahasa yang sama. Mis : pembeli computer di Eropa & Amerika mempunyai
pengetahuan yang setara mengenai mikroprosesor 486, hard dis 80 mega, 8 mega
RAM.
b) Produk
untuk peminat khusus : Produk ini tidak terlalu teknis &
lebih berorientasi pada waktu luang atau rekreasi, mempunyai karakteristik
pengalaman yang serupa & keterlibatan pengguna yang tinggi. Bahasa yang
sama & symbol yang berkaitan dengan produk seperti itu dapat mengatasi
hambatan bahasa & budaya. Peralatan olah raga adidas, kamera Canon, contoh
produk untuk peminat khusus yang sukses.
c) Produk
yang dapat ditunjukkan kegunaannya: Produk yang berbicara
untuk dirinya sendiri dalam iklan sifat & dan manfaatnya juga berjalan
dengan baik. Kamera instan Polaroid merupakan contoh produk global yang dapat
ditunjukkan kegunaannya dan amat sukses.
2.
Menentukan
posisi sentuhan canggih ( Hi-touch positioning )
Kurang memerlukan penekanan pada
informasi khusus & lebih menekankan pada citra. Pembeli produk sentuhan
canggih juga mempunyai bahasa yang sama dan sekumpulan symbol yang berkaitan
dengan tema kesejahteraan, materialism, dan romantisme . Ada 3 yaitu :
a)
Produk
yang memecahkan masalah umum.
Kategori ini menyediakan manfaat yang berkaitan
dengan moment kecil dalam kehidupan . Iklan yang menayangkan percakapan
diantara teman di kafe sambil minum secangkir kopi atau menghilangkan dahaga
dengan minuman ringan disiang hari ditepi pantai menempatkan produk dipusat
kehidupan sehari-hari & mengkomunikasikan manfaat yang ditawarkan dengan
cara yang dipahami diseluruh dunia.
b)
Produk
desa global.
Wangi-wangian chanel, pakaian mode pendesain, air mineral & pizza merupakan contoh baik dari produk yang mempunyai posisi alami kuat diseluruh dunia. Dalam pasar globalproduk mungkin mempunyai daya tarik global hanya berdasaarkan pada Negara pembuatnya. Ke-Amerika-an dari Levis, Marlboro, & Harley-Davidson. Sony merupakan nama yang sinonim dengan mutu Jepang, Mercedes merupakan perwujudan insinyur Jerman yang legendaries.
c)
Produk
yang menggunakan tema universal.
Beberapa tema iklan & daya tarik produk
dipikirkan cukup mendasar sehingga benar bersifat transnasional. Tema tambahan
adalah materialissme ( kunci untuk citra oang kaya & status ), kepahlawanan
( tema termasuk individu sederhana atau pengorbanan diri ) bermain ( waktu
luang / rekreasi) & prokreasi ( citra masa pacaran & romantisme).
D.
PEMASARAN
DI NEGARA BERKEMBANG
kekurangan akan barang & jasa
merupakan masalah sentral dinegara-negara berkembang & kebutuhan yang
paling menekan adalah memperluas produksi.Pemasaran adalah disiplin yang
menjadi pedoman dalam proses mengidentifikasi & memenuhi kebutuhan &
keinginan masyarakat.
Sebelum
memutuskan apakah akan memasuki suatau Negara berkembang, hal-hal yang perlu
dipertimbangkan :
1. Carilah informasi lain disamping PNB per
kapita. Angka per kapita mungkin menyembunyikan adanya kelas menengah dalam
jumlah besar dalam pasar tadi.
2.
Pertimbangan Negara-negara berkembang
secara kolektif, bukan satu persatu.
3.
Ingat bahwa tidak semua Negara
berkembang sama.
4. Beri bobot antara manfaat & biaya
kalau menjadi perusahaan pertama yang menawarkan
suatu produk atau jasa disebuh Negara berkembang.
5. Tetapkan batas waktu realistic untuk
melihat hasilnya. Karena perbedaan hokum politik atau kekuatan sosial, berbagai
peristiwa mungkin bergerak dengan lambat.
Sumber :
http://nurii-thaa.blogspot.com/2015/01/rangkuman-tentang-segmentasi-targeting.html
http://alfathluthfi25.blogspot.com/2019/11/segmentasi-menetapkan-sasaran.html
http://sarahnabilaiswah.blogspot.com/2020/
https://ssaengi.wordpress.com/2014/05/14/segmentasi-global-menentukan-target-dan-menentukan-posisi/
Komentar
Posting Komentar