SISTEM INFORMASI DAN RISET PEMASARAN GLOBAL
Di era globalisasi dan perkembangan
teknologi informasi dan komunikasi yang di mana tidak dapat dipisahkan dalam
semua aspek kehidupan manusia termasuk dalam bisnis yang di mana saat ini bisa
dengan mudah untuk menjalankan bisnis skala global. Diskusi serta komunikasi
bisa dilakukan dengan lebih mudah serta lebih murah dengan menggunakan e-mail
maupun internet. Sistem informasi dapat digunakan untuk memantau
jaringan-jaringan bisnis yang telah menyebar ke luar negeri dan juga bisa
memantau kinerja perusahaan dengan lebih mudah dengan mengolah informasi
kemudian menghasilkan output yang bisa digunakan oleh manajemen dalam mengelola
perusahaan serta bagi pihak pemegang saham untuk menilai kinerja perusahaan.
Lingkungan pemasaran berubah dengan kecepatan yang semakin meningkat, sehingga dibutuhkan informasi pasar yang seketika yang lebih besar dari pada diwaktu lalu. Terjadi pergeseran yang hebat sekali : dari pemasaran lokal ke nasional dan akhirnya ke global, dari kebutuhan pembeli ke keinginan pembeli, dari persaingan harga ke persaingan non harga. Karena perusahaan memperluas pemasaran geografis mereka, para manajer membutuhkan lebih banyak informasi secara lebih cepat. Karena pendapatan meningkat, pembeli menjadi lebih selektif dalam memilih barang. Untuk meramal tanggapan pembeli terhadap fitur, gaya, atribut lain yang berbeda- beda, penjual harus beralih ke riset pemasaran. Karena para penjual semakin banyak menggunakan merek, diferensiasi produk, iklan, dan promosi penjualan, mereka membuthkan informasi tentang efektivitas alat pemasaran mereka.
A.
SISTEM INFORMASI GLOBAL
Sistem Informasi Global adalah sebuah
sistem informasi yang dibangun atau dikembangkan untuk digunakan dalam konteks
secara global. Setiap sistem informasi yang dipublish secara global sudah dalam
konteks yang ditentukan. Sistem informasi global adalah sebuah sistem dari
jaringan-jaringan yang melintasi batas-batas negara.
Definisi lain dari Sistem Informasi
Global adalah sebuah sistem perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan
untuk penyimpanan, pengambilan, pemetaan dan analisis data geografis. Sistem
informasi global termasuk dalam operasi yang akan memasukkan data ke sistem.
Sistem informasi global saat ini bisa digunakan untuk ilmu pengetahuan,
investigasi, pengelolaan sumber daya dan perencanaan pembangunan.
Dari segi definisi penggunaan Sistem
Informasi Global dalam perusahaan merupakan sebuah sistem yang berbasis
komputer yang memungkinkan perusahaan multinasional untuk menyelaraskan
kegiatan perusahaan induk dan cabangnya, dimana cabang tersebut secara
geografis tersebar di berbagai penjuru dunia dan setiap kantor cabang terkait
memiliki tujuan, kebijakan dan tatacara tersendiri yang unik. Merupakan suatu
system yang terdiri dari jaringan yang melintasi batas negara.
Dampak Positif
dan Negatif Sistem Informasi Global
1.
Dampak Positif Sistem Informasi Global
Dampak
positif dari sistem informasi global ada dua,yaitu:
a.
Dampak positif
sistem informasi global untuk perusahaan multinasional
- Dapat menambah penanaman modal asing.
- Menambah financial Negara karena ada penanaman modal
asing tersebut.
- Menambah sumber daya,mau itu dari segi sumber daya
manusia atau sumber-sumber financial.
- Membangun perusahaan domestic untuk dapat bekerja
sama secara global.
b.
Dampak positif
sistem informasi global untuk pemetaan dan learning global
- Menambah wawasan kita lebih luas
- Dapat mengetahui alamat atau direksi tempat secara
langsung
- Menambang sumber informasi dari segala penjuru dunia
2.
Dampak negatif sistem informasi global secara
keseluruhan
- Pembobolan data yang tidak diinginkan.
- Pembatasan dalam pemrosesan data yang menyebabkan
data tidak dapat langsung diproses.
- Kendala perbedaan budaya dan bahasa menyebabkan
orang tidak terlalu berniat untuk membaca atau melihat data atau informasi
tersebut (dari segi learning global).
- Penglacakan suatu tempat secara illegal dan tidak diinginkan yang dapat dijadikan kejahatan seperti penculikan,perampokan.
B.
RISET PEMASARAN
Riset pemasaran merupakan suatu kegiatan yang sistematik dan
mempunyai tujuan dalam hal pengindentifikasian masalah, peluang, pengumpulan
data, pengolahan dan penganalisisan data, penyebaran informasi yang bermanfaat
untuk membantu manajemen dalam rangka pengambilan keputusan identifikasi dan
solusi yang efektif-efisien di bidang pemasaran perusahaan (Sunarta, 2007). The American Marketing Association (AMA) atau Asosiasi Pemasaran Arnerika secara formal mendefinisikan
riset pemasaran sebagai fungsi yang menghubungkan konsumen, pelanggan, dan
masyarakat dengan pemasar. Riset pasar menghubungkan ketiganya melalui
informasi - informasi yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan
peluang dan masalah pemasaran. Informasi tersebut juga digunakan untuk membuat,
memperbaiki dan mengevaluasi tindakan pemasaran, memantau kinerja pemasaran,
serta memperbaiki pengertian mengenai pemasaran sebagai sebuah proses.
Riset pemasaran dilakukan secara objektif dan tidak
memihak serta berusaha untuk menyediakan informasi akurat yang mencerminkan
keadaan kejadian yang sebenarnya. Informasi yang akurat dan objektivitas hasil
riset akan sangat membantu manajemen dalam membuat keputusan yang dinilai
terbaik. Perencanaan sistematis diperlukan pada seluruh tahap proses riset
pemasaran mengingat bahwa riset pemasaran merupakan suatu rangkaian kegiatan
yang sistematik.
1.
Peran dan Fungsi
Riset Pasar
Riset pemasaran memainkan dua
peranan kunci dalam sistem pemasaran. Pertama, riset tersebut merupakan bagian
dari proses umpan balik intelijen pemasaran, yang menyediakan data-data tentang
keefektifan bauran pemasaran saat ini dan memberikan wawasan untuk perubahan
yang diperlukan kepada para pengambil keputusan. Kedua, riset pemasaran
merupakan alat utama dalam menelusuri peluang baru di pasaran. Riset segmentasi
dan rise produk baru membantu mengidentifikasi peluang yang paling
menguntungkan bagimanajer pemasaran.
Fungsi riset pasar berkaitan derigan
bagaimana pihak manajemen menggunakannya, yaitu:
a. Planning (Perencanaan)
Perencanaan berkaitan dengan
menentukan peluang pasar meliputiSegmentation, Demand estimation dan Environmental
assessment.
b. Problem Solving (Pemecahan Masalah)
Riset pasar untuk problem
solving lebih fokus kepada membuat keputusan jangka pendek dan
keputusan jangka panjang meliputi Product
(produk), Price (Harga), Place (Ternpat)
dan Promotion (prormosi).
c. Control (Pengendalian)
Control-oriented
market research membantu pihak manajemen untuk
menemukan titik masalah dan memonitor proses yang sedang berlangsung.
2. Tujuan
Riset Pemasaran
Menurut Doman (2002), ada 4 tujuan dasar dan riset pasar, yaitu:
1) Menganalisis
pasar
Riset analisis pasar membantu
rnemperhitungkan potensi pasar untuk produk, jasa atau usaha baru. Analisis
pasar dapat memberikan informasi mengenai calon pelanggan, pasar potensial,
lokasi usaha, dan pesaing.
2)
Menganalisis tanggapan
pasar terhadap suatu produk atau jasa
Analisis ini dimaksudkan untuk
memperhitungkan potensi produk atau jasa di pasar. Pengkajian bisa dilakukan
sebelum suatu produk diperkenalkan. Survei juga bias dilakukan untuk
meningkatkan pemasaran atau produk.
3) Menganalisis
efektivitas iklan atau promosi dan perusahaan
Riset ini membantu pemilik perusahaan untuk menyeleksi media periklanan yang paling efektif dan paling cost-effective.
4) Menyusun
strategi
Pengkajian perencanaan strategis melacak
pertumbuhan atau kemerosotanpasar-pasar yang sudah ada dan membantu menemukan
produk-produk atau jasa-jasa apa yang akan sukses dalam pasar tersebut. Riset
perencanaan strategis biasanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang sudah
mapan.
C. TEKNIK ANALISIS RISET PASAR INTERNASIONAL
1. Analisis pola
permintaan.
Pola pertumbuhan industri dapat membantu
pemahaman mengenai permintaan pasar.
2. Pengukuran elastisitas
pendapatan.
Elastisitas pendapatan menguraikan hubungan
antara permintaan akan barang dan perubahan dalam pendapatan.
3. Perkiraan dengan
analogi.
a) Perbandingan lintas
bagian dengan mengasumsikan bahwa terdapat analogi antara hubungan suatu faktor
dengan permintaan produk atau komoditi tertentu dalam 2 negara.
b) Menggeser urutan waktu
kejadian jika data tersedia di 2 pasar dengan tingkat perkembangan yang
berbeda.
4. Analisis perbandingan.
Ada 3 kategori dasar :
a) Perbandingan nasional,
baik intra perusahaan maupun antar perusahaan.
b) Perbandingan dalam
perusahaan lintas nasional.
c) Perbandingan didasarkan
pada pasar nasional subnasional.
5. Analisis kelompok /
cluster analysis
Tujuannya adalah membagi-bagi beberapa variabel
ke dalam kelompok-kelompok untuk memaksimalkan persamaan dalam kelompok dan
perbedaan antar kelompok.
6. Indeks faktor berganda / multiple factor index.
Analisis regresi.
Sumber:
http://nugraha-hadi79.blogspot.com/2017/03/makalah-riset-pemasaran-manajemen.html
http://rachruriza.blogspot.com/2014/05/sistem-informasi-riset-pemasaran-global.html
Komentar
Posting Komentar